Tak ada yang abadi...
Semua hal yang ada di dunia ini pasti akan musnah...
Tak terkecuali kita sebagai manusia...
Aku sadar akan pernyataan di atas. Akupun mengerti.Tapi entah mengapa, aku masih belum sepenuhnya percaya jika adikku satu-satunya telah dipanggil menghadapNya. Rasanya masih terlalu cepat untuk kualami. Masih terlalu singkat aku hidup bersama adikku.
Aku belum bisa membuat adikku bahagia selama hidupnya. Aku hanya mementingkan diriku sendiri tanpa memperdulikannya. Yang kami alami hanya pertentangan satu sama lain, meski itu tak berlangsung lama. Sangatlah jarang untukku bisa membuat adikku tertawa lepas, meski kami sering bercanda bersama.
Jika saja aku tau bahwa waktu adikku singkat dan waktu ini dapat kuputar. Tentu akan kuusahakan agar adikku dapat tertawa lepas setiap hari. Akan kujaga dia sebaik mungkin.
Dan yang membuatku menyesal, aku baru tau jika adikku sangat memperdulikanku disaat dia telah tiada. Aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri.
Kenapa diriku begitu bodoh!!
Kenapa diriku tak berpikiran seperti itu dari dulu!!
Dan kenapa diriku menyia-nyiakan adik yang begitu baik padaku...
Sunguh aku adalah kakak yang tak berguna!!
Aku sadar akan kelakuanku sekarang. Terima kasih adekku. Tapi kenapa untuk menyadarkanku, kau harus pergi kami semua yang menyayangimu. Maafkan aku, itu semua karena kesalahanku. Jujur, aku merindukanmu...
Aku rindu bertemu denganmu..
Aku rindu bermain bersama denganmu..
Aku rindu berebut ponsel denganmu..
Aku rindu tertawa bersama denganmu..
Aku rindu bernyanyi bersama denganmu..
Dan masih banyak lagi hal-hal yang kurindukan darimu...
Penyesalan memang datang di akhir. Kini kuhanya dapat memohon pada Tuhan agar memberi tempat yang baik di Surga untuk adikku, Josefan Agustian. Meskipun begitu, akupun telah yakin jika adikku mendapat tempat terbaik di sisiNya.Karena adikku adalah anak yang baik, pandai, lucu, dan polos.
Tenanglah di sana adikku...
Kau kan slalu ada di hatiku, sekarang dan sampai selamanya...
Karena kaulah adik terbaik yang pernah kumiliki...
Kubersyukur pada Tuhan karena telah diberi kesempatan untuk memiliki adik sepertimu..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


4 Maret 2011 pukul 14.27
Mbak chink backgroundnya kerenn!!